Memuisikan.id Sebaiknya kamu diam saja
Memuisikan.id Sebaiknya kamu diam saja

Sebaiknya kamu diam saja

Hai apa kabar kamu? Apa kamu masih sama seperti bertahun lalu? Kamu yang tidak bisa diam, kamu yang selalu merasa tahu, kamu yang ingin hadir sebagai pahlawan, dan kamu yang selalu ingin ada di hidup siapa pun.

Apa kamu masih seperti itu? Jika demikian, bolehkah aku memberi sedikit saran untukmu? Berhentilah sejenak coba untuk tidak hadir pada hidup orang lain dan lihatlah hidupmu sendiri, sejenak saja barang waktu satu jam, satu hari, atau satu minggu. Mungkin kamu akan menemukan sesuatu, aku harap begitu.

Jika kamu mau berhenti sejenak dari urusanmu di hidup orang lain, lalu menarik dirimu beberapa langkah, tidak harus menjauh tetapi ada jarak yang cukup antara dirimu dengan urusan orang lain. Mungkin terasa seperti aku melarangmu, memberimu saran yang tidak masuk akal, sebab sebagai makhluk sosial seharusnya kita saling berdekatan dan berhubungan.

Aku beritahu satu rahasia, banyak orang-orang seperti kamu, yang selama ini hadir dalam hidup orang lain, memberikan nasihat bahkan tak ragu untuk terlibat, seolah nasib dari persoalan yang dihadapi orang lain kamu yang memiliki kunci dan peta jalan keluar.

Kamu tahu? Nasihat dan keterlibatanmu belum tentu benar-benar orang lain inginkan, lebih sering oleh sebab tak nyaman menolak, juga karena semua ucapanmu sebenarnya hanya angin lalu. Saran-saran darimu tidak pernah benar-benar dijalankan, bertanya saran kepadamu tidak lebih basa basi semata.

Percayalah! Setiap aku dan kamu juga memiliki kesamaan, dari persoalan yang kita hadapi, kita telah memiliki rencana dan jalan keluar di kepala masing-masing, hanya sekedar berbagi cerita bukan berarti meminta orang lain turut memikirkan, bukan berarti orang lain boleh mendekat dan terlibat.

Seseorang sepertiku dan juga kamu juga perlu mencari gua-gua sunyi untuk menyendiri, menghilang tanpa diketahui siapa-siapa, membawa persoalan dan mencari jawaban tanpa perlu saran yang agresif. Sebab yang diperlukan hanya waktu untuk sendiri, mendengarkan kata hati, dan kembali pada kenyataan untuk dijalani.

Hai kamu, bukan maksudku menganggap semua yang kamu lakukan tidak berarti, tapi percayalah, kamu perlu sejenak menarik diri. Semoga kamu tidak sakit hati, atas saran dariku ini.

Yogyakarta, 8 Januari 2019

Latest posts by ryanarirap (see all)
Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Tidak mengapa jika kamu ingin menangis