Memuisikan.id memgosongkan hati
Memuisikan.id memgosongkan hati

Bisakah Sejenak Mengosongkan Hati?

Hai apa kabarmu? Bagaimana lubang-lubang kecil di hatimu? Sudah utuh kembali? Atau kian terbuka menjadi luka yang sedang kamu obati? Bagaimana usahamu membuang semua tentangku? Berhasilkah kamu mengosongkan hatimu? Atau justru semakin sesak oleh dirimu sendiri? Kamu tidak perlu menjawab semua pertanyaan itu, cukup hatimu saja yang memiliki jawaban dan simpan baik-baik.

Bisa jadi aku sama dengan kamu, selepas kita sepakat untuk saling menjauh pergi, mengosongkan diri masing-masing, membuka ruang baru, nyatanya hati ini tidak pernah bisa kosong. Selepas kepergian dengan lubang-lubang luka yang kita cipta, kian sesak saja rasanya ruang yang ada di hatiku.

Ternyata kamu yang aku kira telah mengambil banyak ruang di hatiku, hanya bagian kecil saja, sama seperti orang asing yang baru aku kenal, mengisi hatiku di sudut yang lain, dan ketika mereka pergi sudut hati itu tidak benar-benar kosong, sebab akan terisi oleh mereka yang lain lagi atau oleh diriku sendiri dengan pertanyaan yang tersisa.

Begitulah, aku kira salah jika memintamu keluar dari dalam hatiku agar ruang itu kosong, sebab tanpa adanya kamu hatiku tetap sesak oleh pertanyaanku dan perasaanku sendiri, aku tetap saja tidak dapat tenang, di ruang utama hatiku seperti ruang tamu di hari lebaran, penuh sesak tamu berdatangan, tamu itu entah mereka yang benar aku kenal atau sekedar mereka yang aku pikirkan.

Mengosongkan hati, aku kira sia-sia saja, tapi tak mengapa setidaknya aku dan kamu pernah mencoba. Mungkin kamu berhasil, hatimu benar-benar kosong saat ini. Dan aku akan mencoba sekali lagi, mengosongkan hatiku dari diriku dengan mengisi seseorang agar hatiku tidak. Hanya penuh dengan pertanyaan dan perasaan dari kesendirianku. Doakan saja aku bisa.

Latest posts by ryanarirap (see all)
Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Puisi: Kepada Wanti