Tidak mengapa jika kamu ingin menangis

Hai kamu, tidak mengapa jika kamu ingin menangis. Kamu hanya manusia biasa, atas luka yang tak terkira di hatimu, wajar jika kamu menangis. Setidaknya kamu bisa melepaskan segala perasaanmu.


Memang tidak pernah mudah untuk menerima kenyataan, bahwa seseorang yang kamu cintai, selalu kamu percayai ternyata memilih pergi dengan membangun cinta yang baru.


Atas dia yang telah pergi, dan luka yang sedang kamu alami. Sekarang kamu ingin sekali pergi dan berlari. Bukan hanya ingin, tapi akan. Pergi dan berlari, bukan untuk menarik perhatian dia agar kembali menoleh, lalu mengejarmu dan menghampirimu. Bukan. Tapi kamu ingin benar benar berlari, menjauh dari segala yang kamu kenali. Sendiri yang kamu mau.


Kamu sudah benar. Bahwa memilih pergi, adalah hal yang baik, agar kamu tidak kembali dia lukai. Lagi dan lagi.
Bukankah atas segala yang akhirnya hancur tanpa sisa, atas kamu yang dicampakkan begitu saja, sudah menjadi jelas. Bahwa memang tak pernah layak kata kembali, atau mengharapkan untuk mengulangi sebuah hubungan dengan dia lagi.


Terserah orang menyebut apa. Bahwa kamu yang banyak berharap, bahwa dia tidak pernah berkata cinta, bahwa dia bebas memilih hati yang lainnya.
Ah semua omong kosong. PHP tetap saja PHP. Dan tidak ada pertemanan, persahabatan, yang benar sekali antara seorang wanita dan pria. Pasti ada sesuatu yang ingin lebih, menjadi istimewa, menjadi ketertarikan entah apa itu namanya.


Maka, sama seperti mereka, seperti kamu, dan seperti halnya aku, semua ini mari kita akhiri. Bangun dan pergi, biarkan luka yang ada menjadi tanda semata, dan cinta biar berkelana mencari jalan menuju peraduannya.

Hai apa kabar kamu hari ini? Masihkah lagu ‘Aku Yang Tersakiti’ milik Judika menjadi playlistmu? Barangkali kita sama, masih berjuang mengobati dari setiap sakit hati yang tercipta atas cerita yang tak sempurna. Dan mendengarkan lagu dengan tema ‘patah hati’ akan terasa begitu mewakili.

Yogyakarta, 13 Desember 2019

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Puisi: Senja yang menunggu pelangi