memuisikan puisi cinta dan rindu
memuisikan puisi cinta dan rindu

Sajak-Sajak Masygul

Sajak mana lagi yang lebih buruk daripada sajak yang dibasuh dengan air mata kesepian?-Ma’ruf Azmy
NAMAMU ABADI
 
Tak ada kegetiran yang paling mendalam
Melebihi secangkir kopi yang kurang hitam
Tak ada kesepian yang paling mencekam
Melebihi pikiran yang dipenuhi kenangan
Tak ada perasaan yang paling mematikan
Melebihi air mata yang jatuh dari pelupuk mata sang pujaan
Dalam kesunyian, kuniatkan beribadah insomnia sendirian
Meratapi juang-juang yang tak lekas kesampaian
Sampai akhirnya terakhiri dengan harapan segudang
Selamat malam wahai kamu yang tak lapuk-lapuk dalam ingatan
–2019
 
PADANG SASTRAKU
Pada akhirnya kamu adalah misik yang bersemayam pada puisi-puisiku
Harum menyejukkan untuk selalu dibaca dalam kesendirian
Dengan datangnya malam malam yang panjang
Nyatanya masih saja bikin candu tak berkesudahan
Berabadilah jangan menghilang
Karena kamu adalah purnamaku di padang kesusastraan
–2019
 
IBADAH
Jika kamu adalah puisi
Maka aku adalah penyair
Ijinkan aku puisikan teduh wajahmu
Agar kudapat mendoakanmu selalu
**
Jika berpuisi adalah beribadah
Maka bersanding denganmu adalah pahala melimpah
Ijinkan aku menyalin senyummu pada bibirku
Agar kudapat beribadah denganmu setiap waktu
–2019
 
ANDAI
Dirimu adalah andai yang
Bertiap kali ingin kugapai
Menjadi angan dikepala tanpa
Pernah mau bertamu dalam hati
Selamat malam minggu dirimu,
Yang tetap menjadi andai dalam jiwaku
–2019
 
MALAM MINGGU
Malam minggu ku basuh rindu dengan air wudlu
Dan kugelarkan buku buku puisi sendu
Tak boleh ke mana-mana
Duduk! Baca! Diluar sana banyak luka
–2019
 

Ma’ruf Azmy,
lahir di Jepara, 23 Juni 2001, beralamat di Brantaksekarjati Welahan Jepara, memiliki hobi nengkhayal, pekerjaan mewujudkan hobi setiap hari, bersua maya 0895375512557. Sekian, terima kasih buat kalian.

Latest posts by ruang tamu (see all)
Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Puisi: benarkah begitu?