Setelah Mendung Tahun Lalu

Aku pernah jatuh yang begitu dalam, sampai aku tidak tahu bagaimana untuk berdiri, sekedar menengok ke atas pemukaan, apa lagi untuk bangkit. Aku tidak menemukan cara, pun sekedar keinginan.

Jatuh yang teramat, pelan dan pasti membawa nikmat, tentu walau hanya sesaat, kemudian berakhir pada rasa yang saling tersesat. Aku hampir saja benar-benar ingin membagi nafasku yang hanya satu untuk dia, pun membagi nyawa yang hanya satu untuk hidupnya, juga segala apa yang aku miliki, ya membagi untuk dia.

Seperti alur cerita percintaan FTV yang selalu bisa aku tebak akhir ceritanya, begitu kiranya yang aku alami. Aku telah menebak akhir dari cerita awal yang lahir. Singkat, segala pikat, nikmat, pikat, sesat, akhirnya tak lagi bisa melekat.

Mendung datang terlalu pagi, sedang hati belum siap lagi untuk saling mengerti, yang awalnya menggebu untuk berbagi, berakhir jalan panjang untuk pegi. Mendung itu, telah hilang setahun yang lalu, lalu muncul kembali ketika cerah mulai masuk pelan dalam jiwaku.

Menjadi apa setelah ini?

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Puisi: kala hujan lagi