Kamu mengenalku, aku mengenal mereka, dan kami berteman dalam rumah aksara


Hai, apa kabar kesehatan ekonomimu? Semoga lancar, rezeki mengalir pada kecukupan, juga pada sehatmu dan bahagiamu.
Baiklah, oleh sebab aku seperti memiliki kembali jadwal mengisi blog ini dan pekerjaan memang sedang sepi (cie kayak yang laku aja). Memang harus aku akui, pertama sejak @Memuisikan tidak lagi penuh aku pegang kendali, sebab sudah ada yang membantu menjaga nafasnya sehari-hari, begitu juga dengan Youtube Memuisikan Puisi, juga @Membacakan (soal ini aku belum bercerita untukmu) yang kini mulai merangkak, maka aku kembali ke rumah lamaku, ya blog sederhana ini.
Kemarin, aku sempat absensi kawan blogger. Satu hal, bahwa memang beberapa yang hadir adalah nama-nama baru, dengan kesegaran yang luar biasa. Aku telah selesai mengunjungi setiap cerita di rumah aksara mereka. Jadi menurutku aku perlu menceritakan beberapa dari mereka.
1. lupumnigrum
Siapa lupumnigrum? Singkatnya seorang teman yang baru saja hijrah dari tumblr ke wordpress. Ya seperti kita ketahui akses menuju tumblr memang mengalami kendala sejak pemerintah “cawe-cawe” soal akses tumblr.
Di lupumnigrum kamu bisa menemukan banyak cerita, mulai dari cerita sehari-hari, juga puisi. Ah kau harus mengunjunginya, aku janji akan banyak imajinasi dan kekuatan diksi yang bakal memanjakanmu.
Salah satu kekuatan yang aku temukan adalah soal metafora, dan aku terinspirasi dibuatnya.
Berikut linknya : lupumnigrum
2. Bunda Nur
Bagiku beliau adalah Ibu di dunia blogger, kawan-kawan blogger di awal mula saya membuat blog ini tentu mengenal sosok beliau. Tulisan-tulisan yang beliau bagikan tentang kehidupan sehari-hari, perjalanan, dan kabar dari seberang selalu ditunggu. Tentu saja seperti anak menantikan cerita orang tuanya.
Bunda mungkin sedang mengalami fase yang sama dengan teman-teman bloger lainnya, fase jenuh. Seperti yang juga aku alami beberapa bulan ini.
Satu hal yang membuatku sadar telah kehilangan banyak cerita adalah ketika Bunda menceritakan kembali soal Mas Liudin atau yang lebih kita kenal sebagai Bang Shiq4. Beliau telah berpulang, kabar itu aku dapat justru melalui WA, dan Bunda dalam tulisannya mengingatkanku bagaimana Mas Liudin adalah seorang sahabat yang begitu luar biasa menyemangati untuk terus menulis.
Setuju dengan apa yang disampaikan Bunda mengenai pribadi Mas Liudin; “Di tengah perjuangannya melawan ‘Skizofrenia’ beliau masih sempat peduli dan berbaik hati kepada blogger lain, yang sebenarnya belum dikenalnya di dunia nyata. Benar – benar pribadi yang menginspirasi.”
Melalui ini, setelah menjelajah postingan Bunda, mari kita berdoa kembali untuk mas Liudin, atas segala dedikasinya, persahabatan yang dia tawarkan, dan segala semangat hidup yang diwariskan.
Untukmu, kunjungilah tulisan-tulisan Bunda, kau akan benar-benar belajar bagaimana menjadi orangtua, bagaimana seorang anak dari kaca mata Ibunya.
Silakan klik di sini: Bunda Nur
3. Ninanoer
Mengaku sebagai anak baru di wordpress, tapi tidak aku temukan itu. Tampilan blog miliknya sudah menggambarkan pengalaman yang cukup lama di dunia blogger. Tata letak yang nyaman, membuat aku betah berlama-lama.
Kekakuan aksara pun belum aku temukan atau memang tidak ada sama sekali, dalam kunjunganku justru aku terkagum-kagum oleh kekayaan kata yang dia miliki, melalui cerita dan puisi, aku begitu terbawa emosi pada imaji dari setiap diksi yang disusun rapi. Ah, dia bukan anak baru, dia lulusan lama yang telah sempurna.
Seperti pada Deras yang dia ceritakan; “Ada gigil di luar, di genting-genting basah, gemetar dan gulana. Rindu-rindu mengemas gerimis yang lekas. Di sana. Di pucuk-pucuk akasia.”
Ah, kamu aku beruntung menemukanmu. Kunjungi saja melalui ini: Nina
4. Ayu
Aku selalu terkagum oleh lompatan-lompatan besar teman yang satu ini. Seorang perawat yang dalam kesibukannya telah merawat aksara dengan baik.
Cerita-cerita dari dunia keperawatan yang dia kemas dalam cerita benar-benar mampu mengantarkan pembaca menemukan ilmu dan pengetahuan baru. Kamu akan betah berlama-lama membaca tulisan-tulisannya.
Dan dari teman kita ini, aku banyak belajar bahwa konsistensi menulis akan mendapatkan sesuatu yang dapat dipetik kemudian. Seperti dia sampaikan; “Buah dari tulisan-tulisan saya ini adalah terpilihnya saya sebagai perwakilan Blogger dari Provinsi saya, Kalimantan Tengah untuk mengikuti tantangan Writingthon Asian Games 2018 yang diadakan di Jakarta, 15-19 Agustus 2018.” Tentu saja selamat untuk teman kita Ayu.
Kamu bisa mengunjungi dunia aksaranya melalu ini: Ayu
5. Enno
Ah teman blogger yang satu ini, kamu perlu segera mengunjungi. Tidak banyak yang bisa aku sampaikan, selain bahwa kemasan aksara darinya begitu mengagumkan.
Memulai dengan sesuatu yang unik, menarik, dan ah begitulah. Pada puisi yang berbalut cerita mini, lalu bersambung pada episode yang menjadikanmu penasaran.
Aku baru mengenalnya dalam maya, pun baru mengunjungi beberapa hari ini. Kamu segera saja, kunjungi melalui ini: Enno
Baiklah, aku kira itu saja. Masih banyak teman bloger lainnya. Lain waktu akan aku tuliskan kembali. Dan maaf jika apa yang aku tuliskan tidak sepenuhnya mewakili.
Kau teman blogger, boleh sekali lagi absen melalui postingan ini: absen dulu kawan bloggerku.
Seperti biasa, salam.
Wonosobo, 2018

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Hiking in woods
Comments example