Training BNI Life

Hai kawan sekalian. Kemarin siang ada seseorang menghubungi aku melalui media sosial yang aku miliki, singkatnya dia bertanya soal kelanjutan cerita ketika aku mengajukan lamaran kerja di BNI Life. Jujur itu sudah lama, bahkan aku baru sadar jika postingan tentang itu masuk sebagai dua postingan awal di blog ini. Dan akhir cerita tentang Ketika Aku Wawancara BNI Life itu aku berjanji untuk melanjutkan cerita di proses selanjutnya. Sungguh durhaka aku, sebab ternyata tidak ada kelanjutan.
Oleh sebab itu, kali ini aku akan mengingat dan menuliskan lanjutan ceritanya. Baik langsung saja.
Setelah sesi wawancara yang super singkat; hanya soal niat, bakat jualan, kesanggupan tanpa gaji pokok, hitungan insentif, jabat tangan, pulang. Menunggunya lebih lama dari pada wawancaranya, padahal tidak antre. Selanjutnya adalah pelatihan. Nah ini berlangsung tiga hari.
Hari pertama. Ketika itu aku dan rekan seangkatan kerja yang baru aku kenal mendapat pelatihan dasar seputar produk perbankan secara umum, produk investasi dan asuransi, kemudian masuk ke produk BNI Life yang akan kami jual. Sepanjang hari, tentu saja melelahkan. Di sini aku banyak belajar, dan memahami apa itu investasi dan asuransi; kegunaan, keunggulan, dan hal lainnya. Tenang saja ada waktu istirahat, makan dan ya ngopi sambil ngobrol melepas pusing.
Hari kedua. Di hari kedua ini mulailah peserta diberi bekal untuk teknik berjualan yang baik dan benar; cara berbicara, berpakaian, bersikap, bahasa tubuh dan lain sebagainya. Selain itu tentu saja digembleng habis-habisan dengan praktek berjualan, ya satu persatu mencoba berjualan dengan trainer. Ini baru uji coba, nanti akan ujian sebenarnya di hari ke tiga.
Hari ketiga. Di hari ketiga secara bergiliran yang acak peserta menjalani ujian untuk berjualan investasi dan asuransi. Ada beberapa penguji. Waktu itu aku lolos. Ujian ya ngomong, jualan gitu, sampai bisa meyakinkan penguji untuk mengambil produk asuransi dan investasi, sampai tanda tangan gitu. Tenang, semua sudah diajarkan di dua hari sebelumnya. Nah karena aku dinyatakan lolos maka sore harinya mengikuti tes AAJI, ini berfungsi untuk mendapatkan sertifikat dan kartu AAJI yang wajib dimiliki agar bisa menjual produk investasi dan asuransi. Ini juga mudah, sebelumnya sudah ada kisi-kisi soal.
Ya, aku lulus. Diterima kerja. Tapi sebelum aku benar-benar tanda tangan kontrak, waktu itu aku sempat banyak ngobrol dengan calon leaderku, nah karena aku masih ragu terutama soal tidak adanya gaji pokok, ya karena waktu itu sifatnya agen, bukan yang penempatan di Bank seperti Bankass.
Aku menjalani satu bulan, ya dan hasilnya nihil. Susah minta ampun untuk jualan, karena dalam praktiknya kita lebih banyak dituntut mencari nasabah sendiri bukan data yang sudah ada. Karena belum tanda tangan kontrak, ya aku pamit. Leaderku memahami dan menyarankan untuk masuk Bankass, ya agar ada gaji pokok walau insentif jelas lebih kecil.
Nah berbicara soal Bankass, lain waktu akan aku ceritakan. Bankass BNI dan Bankass daru perusahaan lainnya. Semoga tidak durhaka dan lupa.
Terima kasih.

Latest posts by ryanarirap (see all)
Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Puisi Cipta Prasangka – Wildan Febry Akbar