Puisi: Wanti aku kabarkan padamu

Wanti, aku ingin kabarkan padamu soal kepergian
dalam bilangan hari, jika aku masih terjaga dalam putaran
langkahku siap sedia menuju kota selanjutnya sebagai peraduan
sebabmu dan segala tentangmu, kota ini akan menjadi kenangan
Wanti, tetaplah setia menjadi engkau yang aku kagumi
walau dalam perputaran aku tahu engkau terus menempa diri
tiada peduli engkau akan seperti apa nanti
aku pastikan tetap kembali, jika pun kau tak lagi ada kesempatan bagiku memiliki
Wanti, terima kasih untukmu atas segala suka yang diam-diam melekat erat di hidupku.
Kelak jika kita bisa saling bicara, dan aku tak lagi ragu menatapmu, akan kusampaikan segala yang saat ini masih terbelenggu.
Wanti, ini kali entah ke berapa puisiku mencoba menyapamu
dan aku kira setiap kata telah siap menjagamu dalam kepergianku
jika nanti banyak puisi rindu yang kualamatkan untukmu
jangan menolak, sebab begitu caraku mencintaimu
dalam diam, dalam kesendirian, dan dalam jarak yang mengajari aku setia padamu
8 November 2017
Mudjirapontur

Latest posts by ryanarirap (see all)
Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Gembala Waktu - Aliyudin Faranheit
Gembala Waktu – Aliyudin Faranheit