Puisi: mati belum usai


Masih saja sama
ego kotori otak
putuskan saraf naluri
rangkai benci, dengki
Diantara perbedaan aku tidur
nyenyak rasa tak ingin bangun
bosan memang melihat berita
tapi janji belum terlaksana
Ada Tuhan disetiap nafas
ada raga disetiap langkah
bersama orang-orang kalah
aku berdiri dan terhapus
Lelahku masih terasa
ego kembali datang
otak bengkak teracuni
picik hati ambil bagian
Aku telanjang dihantam kenyataan
bahwa hidup untuk mati
mati belum usai
hidup harus diulang kembali
Mudjirapontur
Dalam Kumpulan Puisi: Kartu Mimpi Samalona

Latest posts by ryanarirap (see all)
Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Apakah kita berubah dalam cara belanja?