Puisi: Wanti Jika Kau Harus Pergi


Wanti!
Kalau akhirnya nanti kamu tahu atas semua perasaan yang aku berikan diam-diam.
Aku harap kamu tidak segera lari membawa semua geram.
Aku hanya ingin patuh pada Ibu, menjadi pengagummu.
Mencintaimu dengan diam-diam, dengan doa, dan usaha untuk mengurai rintangan hidupmu.
Jika kau lebih memilih seorang pria yang terang benderang, berkoar mencintaimu, mengungkap ia pengagummu, menjanji bahagia untukmu, dan siap berperang demi mendapatkanmu.
Aku hanya bisa tetap seperti adanya aku, mengawasimu dari jarak yang masih bisa aku jangkau namun kau tak melihat sekedar bayanganku.
Dan, adakah kehormatanmu tergores olehku yang mencintaimu begitu besar tanpa harus membuatmu gusar dan merindu?
Dan, apakah menjadi salah jika aku memeluk rinduku dengan usaha mengikat halal tatapan matamu?
Namun aku percaya atas apa yang ada dalam diriku. Semua tidak akan sia-sia, kalaupun kau harus membenci ada cinta yang rahasia.
Tentu aku tidak segila Sukab dalam mencintaimu. Sebab kewarasan yang aku jaga untuk membesarkan perasaanku kepadamu.
Wonosobo 8 Sep 2017
Mudjirapontur


Gambar ilustrasi: Mudjirapontur

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
Hai kamu andaianku