Puisi: Berguru Nafsu

Doc Pribadi

Pun dalam pagi yang ku ingkari
Dingin menggoda segala berdiri
Tebal slimut mencoba tutupi
Sedang tak lagi berlanjut menjadi mimpi

Entah sudah berapa kali aku telanjangi
Jalan sunyi pada trotoar aku berlari
Mengejar satu, dua, tiga mimpi
Demi satu cita yang aku yakini

Mentariku tak seindah yang ku tulis
Deru gerbong kereta api tak ku gubris
Juga pada jet yang melintas mengukir asap tipis
Aku masih enggan segera masuk dan berbaris

Aku ingin bebas sudah sejak hari Kamis
Pada malam Jumat yang tak lagi kudengar nyanyian mistis
Aku lelah, begitulah aku jika kau ingin aku menangis
Sedang segala tercipta telah aku garis

Maka padamu nafsu aku berguru
Jadikanlah aku murid yang patuh padamu
Agar terjaga aku punya cita dan cinta
Agar sampai aku pada baris terakhir cerita

25 Agustus 2017 | Sorowajan | 7:30
Mudjirapontur

Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed Instagram Feed

Sapa Maya

More Stories
​Obrolan Senja di Kereta Malam